Jalan Pasir – Bantarbolang, merupakan salah satu jalan provinsi yang kondisinya perlu kita waspadai. Pasalnya sepanjang jalan tersebut banyak ditemui lumpur. Jalan yang saat ini sudah menjadi alternatif Pekalongan – Purwokerto dan sebaliknya ini sekarang kondisinya cukup memprihatinkan. Hal tersebut bukan tanpa sebab. Proyek pengerukan tanah yang saat ini masih berjalan di beberapa Desa di wilayah Bantarbolang merupakan salah satu penyebabnya.

Banyaknya truk bermuatan tanah yang melewati jalan ini, ditambah curah hujan yang semakin tinggi menjadikan banyak titik jalan dipenuhi dengan lumpur. Meskipun sudah dibersihkan menggunakan semprotan air, namun hal tersebut masih belum bisa memberikan perubahan secara signifikan.

Banyaknya lokasi pengerukan tanah yang dilakukan, yaitu di Desa Pedagung, Desa Suru, dan Desa Karangnyar, menjadikan sepanjang jalan Pasir – Bantarbolang sangat tidak nyaman dilalui. Padahal jalan tersebut memiliki panjang sekitar 13 km (dari Desa Pasir sampai Bantarbolang). Pengendara sepeda motor tentu harus lebih berhati-hati. Selain harus melewati jalan yang licin, mereka juga harus berpapasan dengan truk-truk besar bermuatan tanah.

Selain beresiko terjatuh, keadaan jalan yang sangat kotor tentu akan membuat kendaaraan menjadi sangat tidak layak karena akan dipenuhi dengan lumpur. Banyak warga yang mengeluhkan apabila harus bepergian ke Bantarbolang. Bagi mereka (warga), tidak akan pernah pergi melewati jalan tersebut kalau tidak ada keperluan yang sangat penting.

Pemerintah desa menghimbau bagi warga Pasir ataupun warga dari luar Pasir yang akan pergi ke arah Bantarbolang harus lebih berhati-hati. Kurangi kecepatan saat melewati jalanan yang berlumpur, tetap fokus ketika berpapasan dengan truk-truk besar, dan yang paling penting adalah jangan lupa menggunakan helm.

“Tetap waspada saat melewati tebing tinggi tempat pengerukan dilakukan. Khususnya di Desa Pedagung. Beberapa minggu yang lalu telah terjadi longsor di sekitar pengerukan tanah. Longsoran tersebut sempat menutupi jalan dan membuat akses terputus. Untuk itu bagi pengguna jalan harus hati-hati. Usakan jangan bepergian ke arah Bantarbolang saat hujan deras. Kecuali memang ada kepentingan. ” Ujar Dimul Susanto, Kepala Desa Pasir.

Kondisi jalan yang seperti ini tentu sangat jauh berbeda dengan jalan Pasir-Kesesi. Jalan menuju ke Kesesi sangat nyaman dilalui. Sekalipun musim hujan. Mengapa demikian? Karena jalan Pasir-Kesesi tidak dilewati truk bermuatan tanah, sehingga jalanan sangat bersih dan nyaman dilewati. Bagi warga Desa Pasir yang hendak bepergian disarankan lewat jalan tersebut saja. Selain aman, kebersihan kendaraan juga lebih terjamin.

Foto : Eko Gunanto

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.