Tong-tong prek, menjadi salah satu tradisi turun temurun di bulan Ramadhan yang masih rutin dilaksanakan setiap tahun. Tidak terkecuali remaja di Pasir yang masih rutin melakukan kegiatan tong-tong prek setiap menjelang sahur. Hampir seluruh remaja belasan tahun yang berada di Pasir setiap malamnya berkeliling dari rumah ke rumah membangunkan orang sahur dengan membawa peralatan seadanya.

Para remaja ini berkeliling sesuai dengan wilayah RT tempat mereka tinggal. Mayoritas para remaja berkeliling hanya di sekitar lingkungan Dukuh/RT. Di Pasir sendiri terdapat 9 Dukuh, sehingga ada sekitar 9 kelompok remaja yang ber tong tong prek.

Kegiatan yang mereka lakukan ini murni tanpa adanya perintah, apalagi bayaran. Mereka melakukan itu semua semata-mata karena bentuk kepedulian terhadap sesama. Selain itu, kegiatan ini bisa menjadi hiburan tersendiri bagi mereka.

“Kapan lagi kita bisa keliling kampung sambil bernyanyi sambil mukul-mukul bambu. Kami senang bisa membangunkan orang untuk sahur”, Ujar salah satu remaja saat ditemui di masjid.

Kegiatan biasanya diawali dengan tadarus di masjid setelah selesai taraweh sampai pukul 12.00.  Tidak pulang, mereka lanjut tidur di masjid sampai pukul 14.00. Setengah jam kemudian, mereka berangkat bersama-sama dengan membawa peralatan sederhana, seperti bambu, botol bekas, galon, dan alat-alat lain sebagainya.

Tidak terlihat beban di wajah mereka, yang ada hanyalah wajah polos penuh keikhlasan. Berjalan dari gang ke gang, melewati rumah-rumah warga sambil berteriak “Saur saur saur”. Sebuah kepuasan ketika warga langsung terbangun saat mendengar mereka bernyanyi.

2 comments to “Tong-Tong Prek, Tradisi Rutin Setiap Ramadhan Tiba”

You can leave a reply or Trackback this post.
  1. M FAUZI - 28 Juni 2019 Balas

    LALU BAGAIMANA TANGGAPAN WARGA SETEMPAT? APAKAH ADA YANG MERASA TERGANGGU DENGAN KEGIATAN TERSEBUT?

    • AdminDesa - 3 Juli 2019 Balas

      Tidak ada pak. Justru warga merasa senang karena ada yang membantu membangunkan sahur.

Leave a Reply

Your email address will not be published.Email address is required.